Pengajian Tsutsuji
Thursday, August 04, 2005
 
Ayat Kursi sebelum tidur
Abu Hurairah r.a. pernah ditugaskan oleh Rasulullah S.A.W untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalu mencuri segenggam makanan. Namun kepintaran Hurairah memang patut dipuji, kemudian pencuri itu kemudian berhasil ditangkapnya. "Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," gertak Abu Hurairah. Bukan main takutnya pencuri itu mendengar ancaman Abu Hurairah, hingga kemudian ia pun merengek-rengek : "Saya ini orang miskin, keluarga tanggungan saya banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan."



Maka pencuri itu pun dilepaskan. Bukankah zakat itu pada akhirnya akan diberikan kepada fakir miskin ? Hanya saja, cara memang keliru. Mestinya jangan keliru. Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan kepada Rasulullah S.A.W. Maka bertanyalah beliau : "Apa yang dilakukan kepada tawananmu semalam, ya Abu Hurairah?"
Ia mengeluh, "Ya Rasulullah, bahwa ia orang miskin, keluarganya banyak dan sangat memerlukan makanan," jawab Abu Hurairah. Lalu diterangkan pula olehnya, bahwa ia kasihan kepada pencuri itu,lalu dilepaskannya.

"Bohong dia," kata Nabi : "Padahal nanti malam ia akan datang lagi. "karena Rasulullah S.A.W berkata begitu, maka penjagaannya diperketat, dan kewaspadaan pun ditingkatkan. Dan,benar juga, pencuri itu kembali lagi, lalu mengambil makanan seperti kelmarin. Dan kali ini ia pun tertangkap.
"Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," ancam Abu Hurairah, sama seperti kelmarin. Dan pencuri itu pun sekali lagi meminta ampun : "Saya orang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji esok tidak akan kembali lagi."

Kasihan juga rupanya Abu Hurairah mendengar keluhan orang itu, dan kali ini pun ia kembali dilepaskan. Pada paginya, kejadian itu dilaporkan kepada Rasulullah S.A.W, dan beliau pun bertanya seperti kelmarin. Dan setelah mendapat jawaban yang sama, sekali lagi Rasulullah menegaskan : "Pencuri itu bohong, dan nanti malam ia akan kembali lagi."
Malam itu Abu Hurairah berjaga-jaga dengan kewaspadaan dan kepintaran penuh. Mata, telinga dan perasaannya dipasang baik-baik. Diperhatikannya dengan teliti setiap gerak-geri disekelilingnya sudah dua kali ia dibohongi oleh pencuri. Jika pencuri itu benar-benar datang seperti diperkatakan oleh Rasulullah dan ia berhasil menangkapnya, ia telah bertekad tidak akan melepaskannya sekali lagi. Hatinya sudah tidak sabar lagi menunggu-nunggu datangnya pencuri jahanam itu. Ia kesal. Kenapa pencuri kelmarin itu dilepaskan begitu saja sebelum diseret ke hadapan Rasulullah S.A.W ? Kenapa mahu saja ia ditipu olehnya ? "Awas!" katanya dalam hati. "Kali ini tidak akan kuberikan ampun."

Malam semakin larut, jalanan sudah sepi, ketika tiba-tiba muncul sesosok bayangan yang datang menghampiri longgokan makanan yang dia jaga. "Nah, benar juga, ia datang lagi," katanya dalam hati. Dan tidak lama kemudian pencuri itu telah bertekuk lutut di hadapannya dengan wajah ketakutan. Diperhatikannya benar-benar wajah pencuri itu. Ada semacam kepura-puraan pada gerak-gerinya.
"Kali ini kau pastinya kuadukan kepada Rasulullah. Sudah dua kali kau berjanji tidak akan datang lagi ke mari, tapi ternyata kau kembali juga. Lepaskan saya," pencuri itu memohon. Tapi, dari tangan Abu Hurairah yang menggenggam erat-erat dapat difahami, bahwa kali ini ia tidak akan dilepaskan lagi. Maka dengan rasa putus asa ahirnya pencuri itu berkata : "Lepaskan saya, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang sangat berguna."

"Kalimat-kalimat apakah itu?" Tanya Abu Hurairah dengan rasa ingin tahu. "Bila tuan hendak tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Maka tuan akan selalu dipelihara oleh Allah, dan tidak akan ada syaitan yang berani mendekati tuan sampai pagi."
Maka pencuri itu pun dilepaskan oleh Abu Hurairah. Agaknya naluri keilmuannya lebih menguasai jiwanya sebagai penjaga gudang.
Dan keesokan harinya, ia kembali menghadap Rasulullah S.A.W untuk melaporkan pengalamannya yang luar biasa tadi malam. Ada seorang pencuri yang mengajarinya kegunaan ayat Kursi.

"Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?" tanya Rasul sebelum Abu Hurairah sempat menceritakan segalanya.
"Ia mengajariku beberapa kalimat yang katanya sangat berguna, lalu ia saya lepaskan," jawab Abu Hurairah.
"Kalimat apakah itu?" tanya Nabi.
Katanya : "Kalau kamu tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Dan ia katakan pula : "Jika engkau membaca itu, maka engkau akan selalu dijaga oleh Allah, dan tidak akan didekati syaitan hingga pagi hari."

Menanggapi cerita Abu Hurairah, Nabi S.A.W berkata, "Pencuri itu telah berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta." Kemudian Nabi S.A.W bertanya pula : "Tahukah kamu, siapa sebenarnya pencuri yang ertemu denganmu tiap malam itu?"
"Entahlah." Jawab Abu Hurairah.
"Itulah syaitan."
Saturday, July 23, 2005
 
keutamaan jadi ibu
Assalamu'alaikum wr wb

Menemui ibu2 dan adek2 semua yg dirahmati Allah SWT.

Saudari-saudari sekalian yg se-Iman.., bahwa Allah SWT
telah menjanjikan pahala yg Subhanallah
buaaaanyaaaaaak bagi kita kaum ibu, adapun pahala bagi
wanita yang gemar mengurus anak, gemar melahirkan anak
dan suka menyusukan anak ialah:

1. dua rakaat shalat wanita hamil lebih baik dari 80
rakaat wanita tidak hamil

2.wanita hamil dapat pahala puasa di siang hari dan
pahala ibadah di malam hari

3. wanita bersalin dapat pahala 70 tahun shalat dan
puasa dan setiap urat yg sakit akan akan diberi pahala
haji oleh Allah SWT

4. wanita yg meninggal dunia dalam masa 40 hari
selepas melahirkan mendapat pahala syahid, dgn syarat
org yg taqwa.

5. wanita yg menyusukan anaknya dari badannya, akan
diberi 1 pahala dari setiap tetesan air susunya.

6.wanita yg memberikan susunya pada anaknya yg
menangis, diberi pahala 1 tahun pahala shalat dan
puasa.

7. wanita menyusui anak yg mencukupkannya sampai dua
tahun, maka malaikat khabarkan syurga wajib baginya

8. wanita yg tidak sempurna tidurnya dimalam hari krn
menjaga anaknya yg sakit akan mendapat pahala seperti
memebebaskan 20 orang hamba.

9. wanita yg tidak cukup tidurnya di malam hari krn
menjaga anaknya yg sakit, akan diampunkan dosanya.

10. wanita yg menghiburkan anak mendapat pahala
(seperti apa pahalanya?, maaf disini saya kurang jelas
menangkap ceramah ustadz)

Begitulah ibu2 dan adek2....besarnya pahala yg
disiapkan Allah SWT buat kita para ibu,
Subhanallah..., Allahu Akbar......
Yang belum nikah....ayo bersegeralah meraih pahala2 yg
hanya bisa diraih oleh wanita2 yg sudah menikah....:)

Begitu saja, maafkan kalo ada kata yg salah.

Wassalamualaikum wr wb

Ummi Mufid
Tuesday, July 19, 2005
 
khasiat Bawang Putih
Assalamualaikum wr wb

Menemui ibu2 n adek2 semuanya, semoga senantiasa dalam
limpahan rahmat Allah SWT.

Sehubungan dengan ini saya ingin memberitahukan suatu
treatmen kalo anak ato orang dewasa digigit nyamuk,
maklum di summer ini banyak nyamuk, tidak tertutup
kemungkinan kita semua akan digigit nyamuk. Khususnya
buat anak2 biasanya mereka tidak tahan untuk tidak
menggarut walaupun sudah dioleskan balsem ato
sejenisnya, karena masih gatal, digarut dan kadang
sampai luka dan nanti akan meninggalkan bekas. Maka
untuk menghindari itu semua, pada bekas gigitan nyamuk
biasanya bentol (bengkak) cukup oleskan parutan
ninniku (bawang putih), insya Allah bekas gigitan
nyamuk tsb tidak akan gatal dan cepat hilang.

Kalo tidak percaya, boleh dicoba ....:)

Wassalamualaikum wr wb
Ummi Mufid
Wednesday, July 06, 2005
 
7 kalimat Baik
Tujuh kalimat yang dicintai Allah ini amat mengundang syafaatNya dihari akhir kelak, kita dawamkan yuuk...

1. Mengucap "Bismillah" pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.

2. Mengucap "Alhamdulillah" pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.

3. Mengucap "Astagfirullah" jika terucap dari lidah ini perhataan yang tidak baik.

4. Mengucap "Insya Allah" jika merencanakan sesuatu untuk waktu yang akan datang.

5. Mengucap "La haula wala kuwwata illa billah" jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.

6. Mengucap "inna lillahi wa inna ilaihi rajiun" jika menghadapi dan menerima musibah.

7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah" setiap saat baik siang maupun malam hingga tak terpisah dari lidahnya menjadi kebiasaan, semoga jadi kemudahan ketika syakaratul maut datang...amiin..

Nasyid Subhanalloh versi bahasa Prancis:D
Nasyid Ya Allah ya Muhammad versi Prancis juga:D
Ingin download? seperti biasa klik kanan pilih save as target
Tuesday, July 05, 2005
 
Doa tutup Majlis
Assalamualaikum wr.wb.

Kak Etri dan minna-san, ini dia doa penutup
majelisnya:

Subhanakallahumma Wa Bihamdika, Asyhadu An La Ilaha
Illa Anta,
Astaghfiruka Wa Atubu Ilaika

(Maha Suci Engkau Ya Alloh, dan dengan memuji-Mu, saya
bersaksi bahwa
tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Engkau,
saya memohon ampun dan
bertaubat kepada-Mu). (Shahilul Kalimith Thayyib,
Hadits No.48)

Biasanya disertai juga dengan membaca istighfar 3x dan
hamdallah.
Silakan dicatat dan diingat, mudah kok... insya
Allah...

wassalam,

Riska
Monday, July 04, 2005
 
Menggapai cinta Allah
Assalamualaikum wr wb

Menemui saudari-saudari semua yg dirahmati Allah SWT,
semoga senantiasa dalam kasih sayang Allah SWT.
Tentunya kita semua ingin dicintai Allah SWT, semoga
tulisan yg saya terima spt di bawah ini bisa membantu
kita menuju kearah sana.

Wassalamualaikum wr wb
Ummi Mufid

MENGGAPAI CINTA ALLAH

Dalam amal ubudiyah, cinta (mahbbah) menempati derajat
yang paling
tinggi. Mencintai Allah dan rasul-Nya berarti
melaksanakan seluruh
amanat dan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah Rasul, disertai
luapan kalbu yang
dipenuhi rasa cinta. Pada mulanya, perjalanan cinta
seorang hamba
menapaki derajat mencintai Allah. Namun pada akhir
perjalanan ruhaninya,
sang hamba mendapatkan derajat wahana yang
dicintaiNya. Rasulullah
s.a.w. bersabda: "Allah, Yang Maha Agung dan Mulia
menjumpaiku - yakni
dalam tidurku - kemudian berfirman kepadaku, "Wahai
Muhammad, katakanlah
: /Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mencintai-Mu,
mencintai siapa
saja yang mencintai-Mu, serta mencintai perbuatan yang
mengantarkan aku
untuk mencintai-Mu."/

Dalam buku "Mahabbatullah" (mencintai Allah), Imum
Ibnu Qayyim
menuturkan tahapan-tahapan menuju wahana cinta Allah.
Bahwasanya cinta
senantiasa berkaitan dcngan amal. Dan amal sangat
tergantung pada
keikhlasan kalbu, disanalah cinta Allah berlabuh. Itu
karena Cinta Allah
merupakan refleksi dari disiplin keimanan dan
kecintaan yang terpuji,
bukan kecintaan yagn tercela yang menjerumuskan kepada
cinta selain
Allah. Tahapan-tahapan menuju wahana cinta kepada
Allah adalah sebagai
berikut:

1. Membaca al-Qur'an dengan merenung dan
memahami kandungan
maknanya sesuai dengan maksudnya yang benar. Itu
tidaklain adalah
renungan seorang hamba Allah yang hafal dan mampu
menjelaskan al-Qur'an
agar dipahami maksudnya sesuai dengan kehendak Allah
swt. Al-Qur'an
merupakan kemuliaan bagi manusia yang tidak bisa
ditandingi dengan
kemuliaan apapun. Ibnu Sholah mengatakan "Membaca
Al-Qur'an merupakan
kemuliaan, dengan kemuliaan itu Allah ingin memuliakan
manusia di atas
mahluk lainnya. Bahkan malaikat pun tidak pernah
diberi kemuliaan
semacam itu, malah mereka selalu berusaha
mendengarkannya dari manusia".

2. Taqarub kepada Allah swt, melalui
ibadah-ibadah sunnah
setalah melakukan ibadah-ibadah fardlu. Orang yang
menunaikan
ibadah-ibadah fardlu dengan sempurna mereka itu adalah
yang mencintai
Allah. Sementara orang yang menunaikannya kemudian
menambahnya dengan
ibadah-ibadah sunnah, mereka itu adalah orang yang
dicintai Allah.
Ibadah-ibadah sunnah untuk mendekatkan diri kepada
Allah, diantaranya
adalah: shalat-shalat sunnah, puasa-puasa
sunnah,sedekah sunnah dan
amalan-amalan sunnah dalam Haji dan Umrah.

3. Melanggengkan dzikir kepada Allah dalam
segala tingkah laku,
melaui lisan, kalbu, amal dan perilaku. Kadsar
kecintaan seseorang
terhadap Allah tergantung kepada kadar dzikirnya
kepadaNya. Dzikir
kepada Allah merupakan syiar bagi mereka yang
mencintai Allah dan orang
yang dicintai Allah. Rasulullah s.a.w. pernah
bersabda: "Sesungguhnya
Allah aza wajalla berfirman :"Aku bersama hambaKu,s
elama ia mengingatKu
dan kedua bibirnya bergerak (untuk berdzikir)
kepadaKu".

4. Cinta kepada Allah melebihi cinta kepada
diri sendiri.
Memprioritaskan cinta kepada Allah di atas cinta
kepada diri sendiri,
meskipun dibayang-bayangi oleh hawa nafsu yang selalu
mengajak lebih
mencintai diri sendiri. Artinya ia rela mencintai
Allah meskipun
beresiko tidak dicintai oleh mahluk. Inilah derajat
para Nabi, diatas
itu derajat para Rasul dan diatasnya lagi derajat para
rasulul Ulul
Azmi, lalu yang paling tinggi adalah derajat
Rasulullah Muhammad s.a.w.
sebab beliau mampu melawan kehendak dunia seisinya
demi cintanya kepada
Allah.

5. Kontinuitas musyahadah (menyaksikan) dan
ma'rifat (mengenal)
Allah s.w.t. Penglihatan kalbunya terarah kepada
nama-nama Allah dan
sifat-sifatNya. Kesadaran dan penglihatan kalbunya
berkelana di taman
ma'rifatullah (pengenalan Allah yang paling tinggi).
Barang siapa
ma'rifat kepada asma-asma Allah, sifat-sifat dan
af'al-af'al Allah
dengan penyaksian dan kesadaran yang mendalam, niscaya
akan dicintai Allah.

6. Menghayati kebaikan, kebesaran dan nikmat
Allah lahir dan
batin akan mengantarkan kepada cinta hakiki kepadaNya.
Tidak ada pemberi
nikmat dan kebaikan yang hakiki selain Allah. Oleh
sebab itu, tidak ada
satu pun kekasih yang hakiki bagi seorang hamba yang
mampu melihat
dengan mata batinnya, kecuali Allah s.w.t. Sudah
menjadi sifat manusia,
ia akan mencintai orang baik, lembut dan suka
menolongnya dan bahkan
tidak mustahil ia akan menjadikannya sebagai kekasih.
Siapa yang memberi
kita semua nikmat ini? Dengan menghayati kebaikan dan
kebesaran Allah
secara lahir dan batin, akan mengantarkan kepada rasa
cinta yang
mendalam kepadaNya.

7. Ketertundukan hati secara total di hadapan
Allah, inilah yang
disebut dengan khusyu'. Hati yang khusyu' tidak hanya
dalam melakukan
sholat tetapi dalam semua aspek kehidupan ini, akan
mengantarkan kepada
cinta Allah yang hakiki.

8. Menyendiri bersama Allah ketika Dia turun.
Kapankah itu?
Yaitu saat sepertiga terakhir malam. Di saat itulah
Allah s.w.t. turun
ke dunia dan di saat itulah saat yang paling berharga
bagi seorang hamba
untuk mendekatkan diri kepadaNya dengan melaksanakan
sholat malam agar
mendapatkan cinta Allah.

9. Bergaul dengan orang-orang yang mencintai
Allah, maka iapun
akan mendapatkan cinta Allah s.w.t.

10. Menjauhi sebab-sebab yang menghalangi
komunikasi kalbu dgn
Al-Khaliq, Allah subhanahu wataala.

Disarikan oleh Muhammad Dzaki Ismail
Sunday, May 29, 2005
 
software
assalamualaikum wr wb,

ini link software Al-Quran dan hadist,
http://www.divineislam.co.uk/DivineIslam/Software/

wassalamualaikum wr wb

dewi

Powered by Blogger